Love Is The Answer For Everything

Setibanya di rumah, aku langsung merobohkan tubuhku di atas kasur, melepas semua penat yang ada di dalam diri ini. namun fikiranku masih berputar-putar, mencari tau siapakah cowok yang bernama Umar tadi ?

Setelah keesokan harinya ada pengumuman bahwa akan diadakanpembagian kelas lagi,karena kemaren baru saja diadakan rapat wali kelas. Syukurlah aku masih sekelas lagi dengan sahabatku liza dan ani. Ketika kami mulai berkenalan dengan teman-teman baru kami, ternyata cowok itu….. iya cowok itu yang kemaren ketemu di kantin. Umar, ya namanya Umar. Aku masih ingat betul dengan nama itu.  Kenapa dia bisa sekelas dengan aku ? Aihs,,, mungkin ini sebuah kebetulan saja.

Setelah bebehari masuk kelas, kami langsung bisa beradaptasi dengan baik. Aku masih saja masih penasaran dengan cowok itu. Tatapanya itu membuat ku selalu teringat dengannya “Perasaan apakah ini ?”

Cinta….Cinta…..Cinta datang padaku

Malu malu mau tuk aku itu

Tapi tapi kau telah menawah hatiku

Cintaku bersemi di putih abu abu

BACA JUGA  Unexpected Ramadhan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*