Love Is The Answer For Everything

Malam ini tepatnya malam minggu, dia mengajakku untuk jalan-jalan ke mall. Setelah mencari barang-barang sekiranya aku dan dia butuhkan kami langsung pulang ke rumah.

Ketika cinta tak terucap , biarkan lah tetap biarlah tersimpan di lubuk hati.walaupun tidak cinta pertama akan bersatu, namun cinta pertama itu sendiri tidak akan pernah mati.

Hari ini aku putuskan untuk mengambil keputusan dengan menghentikan pengantian. Aku berniat mengunggkapkan perasaan pada Umar malam ini juga. Saat perjalanan pulang menuju rumah aku di bonceng oleh Umar dengan kecepatan sedang kemudian aku berkata “Umar, aku suka kamu”. Sempat melihat mata umar melirik, lalu terciptakanlah senyum yang kas dari Umar. Tiba tiba aku jadi salting (salah tingkah) dibuat olehnya. “Astaga…Apa yang aku lakukan tadi ?’ jerit ku dalam hati. Ku harap Umar tidak mendengar kata-kataku tadi. Ahh.. hati orang siapa tau ? di luar terlihat tenang namun di dalan ternyata bimbang, senyum mereka di balik wajah yang tersendu. Itulah aku. Anehnya, sejak kejadian kemaren sikapnya agak berubah sedikit dingin. Ia mulai jarang memebalas pesan  dariku, bahkan kini tak ada waktu untuk sekedar bercanda tawa, atau pun bertatap muka secara langsung. Ia juga sering tidak masuk sekolah, dan kabar guru kini dia pindah sekolah di luar jawa. Kini tak ada kabar tentang dia, seperti hilang di telan bumi.

BACA JUGA  Salah Tolong Orang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*