No More Dream

“Chan!” Shin merangkul pundakku dari belakang saat aku sampai didepan kelas. Ia memang selalu seperti itu. Namanya Shin Leo. Ia asli berkewarganegaraan Singapura. Tak seperti aku, ibuku adalah orang Jepang. Ia adalah sahabatku sejak aku bersekolah disini hingga sekarang, aku duduk di kelas XI akhir, dan mungkin sampai kapanpun. Ia sangat mengerti keadaanku. Tapi satu yang tak ia tau, keadaan keluargaku. Aku memang sengaja menyembunyikannya darinya. Aku hanya tak ingin ia menjadi lebih terbebani karena urusanku. Sudah terlalu banyak urusanku yang selalu melibatkannya.

“Bagaimana tugasmu? Sudah kau kerjakan?” tanyanya antusias. Aku hanya mengangguk saja. Setelahnya kami memasuki kelas.

“Hey! Kau bilang Minggu ini akan ke Merlion Park. Kau tak lupa kan?” Shin sepertinya senang sekali.

“Yap. Hampir saja aku lupa. Jangan lupa ajak adik sepupumu yang bawel itu! Ck!”

“Suga maksudmu?”

BACA JUGA  Apel Tahunan dan Parade Konsulat Tahun 2019

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*