Pesantren Love Story

By : Jamilah

Gedung tinggi nan megah berjejer panjang , warna hijau membuat gedung – gedung ini terlihat menyejukan pandangan . yah , diriku berada di dalamnya hamper satu tahun ku tingal disini , yang katanya teman – teman berada dalam penjara suci . yeah penjara suci mungkin karna memang kami di kekang disini tak boleh kemana – mana , dan jika mau kemana pun harus izin , kalau engak , yak takziran ( hukuman ) yang ku dapat , pastinya kami kudet dengan dunia luar .

‘’Zill , nulis apa kamu? kok serius banget?  Ada tugas dari pondok ya  ?’’. tanyaku penasaran . ‘’engak kok , udah kamu pergi aja , hafalan sana nanti ada hafalan hadhist lo , entar kamu di hukum kalo gak hafal ‘’, dengan nada zila yang sewot ,aku pun meningalkan dia ,dan berganti aktifitasku di kelas lain , yaitu hafalan hadist . karna sudah menjadi kebiasaan bahkan sudah menjadi ciri khas ,kalau di pondok pesantren al-muttaqin yang ku tempati yang mengutamakan haafalan-hafalan dalam setiap pelajaran.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*