SOS Dan Pertemuan Wali Santri, Double Impact Untuk Kemaslahatan Santri!

Pagi kemarin, Senin, 14 Januari 2019 Madrasah Tsanawiyah Al-Islam menggelar pertemuan dengan wali santri kelas III. Merapatkan barisan tentunya. Kondisi santri kelas III yang membutuhkan perhatian ekstra-lah yang menjadi alasan dan motivasi utama digelarnya acara ini. Dalam kondisi mereka yang longgar saat ini, sebenarnya ada banyak agenda menanti mereka, seperti halnya UNBK yang semestinya digelar beberapa bulan lagi. Pun, upaya ini tentunya juga untuk memberikan pengarahan kepada wali santri apa yang semestinya diketahui seperti; agenda-agenda penting santri kelas III dan apa saja yang dilakukan wali santri demi memberikan dukungan kepada putranya.

Adalah Ustadz Usman Yudi, Direktur Pondok Pesantren Al-Islam juga ikut menyambut kedatangan dan silaturahim wali santri, menyampaikan pentingnya hubungan baik antara wali santri dengan pondok. Pentingnya membina kedekatan dan kebersamaan demi mewujudkan pondok pesantren yang benar-benar bisa memberikan mashlahah kepada seluruh santri dan masyarakat. Tentu saja, tanpa menafikan akan kebutuhan sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam kesempatan ini, Polres Ponorogo yang diwaliki Kanit Dikyasa Satlantas pun ikut berkenan hadir dan memberikan sedikit sambutan terkait SOS (Save Our Student). Sebuah gerakan yang menitikberatkan pada respon kita untuk lebih menjaga putra-putri, terutama dalam keselamatan mereka di jalan raya. Rating terbesar laka lalu lintas Ponorogo, kata beliau, salah satunya adalah anak sekolah. Dengan adanya kasus semacam ini, beliau mengajak seluruh wali santri lebih memperhatikan keselamatannya bukan dengan hanya menuruti keinginan mereka, seperti keinginan mereka untuk mengendarai motor sendiri kemudian membelikannya tanpa memperhatikan bagaimana keselamatannya nanti.

Tak jarang wali santri menuruti keinginan anaknya untuk memiliki dan mengendarai motor mereka sendiri dan kurang kontrolnya. Kurang memperhatikan bagaimana mereka mengenderai motor saat di jalan raya, siapa teman-temannya dan bagaimana pada akhirnya sekolahnya mereka. Lebih baik atau justru sebaliknya. Bahkan beberapa tak jarang yang tak sampai sekolah. Kenyataan dan adanya kasus semacam inilah yang mendorong Ustadz Imron Ahmadi, Kepala Madrasah Tsanawiyah menyisipkan agenda SOS ini di tengah-tengah pertemuan kali ini. Jika dipikirkan lebih jauh, sebenarnya, gerakan SOS ini sebenarnya gerakan yang berkaitan erat dengan seluruh agenda yang ada di Pondok. Dengan gerakan ini sebenarnya akan ada lebih banyak santri yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Tak hanya menuruti tapi juga peduli!

#save_our_students #alislam_programs #mts_alislam

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*