Sambutan Lengkap Direktur Al-Islam Harlah Ke-57: Menuju Puncak, Terus Maju, Dan Berkah Bagi Semua Santri

Sambutan Lengkap Direktur Al-Islam Harlah Ke-57: Menuju Puncak, Terus Maju, Dan Berkah Bagi Semua Santri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah alhamdulillahirobbilalamin

Assalatu Wassalamualaikum ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursalin. Wa ‘ala alihi wa ashhabihi waman tabi’ahum biihsaanin ila yaumiddin. Rabbisyrah lii shadrii wa yassir lii amrii wahlul ‘auqdatan min lisaani yafqohuu qoulii. Ammaa bad’.

Yang saya hormati Para alim ulama yang selalu kita taati fatwa fatwanya. yang saya hormati Gubernur Jawa Timur atau yang mewakili Pak Heru

Yang saya hormati Bupati Ponorogo Kang Giri Sancoko, Terima kasih Kang Giri untuk yang sekian kalinya di pondok pesantren yang kita cintai ini

Yang saya hormati Wakil Bupati BU Lisdiarita terima kasih atas kehadirannya

Yang saya hormati yang saya hormati Ketua Pengurus Cabang NU Ponorogo Pak Aziz terima kasih

Yang saya hormati Ketua MUSLIMAT cabang Ponorogo

Yang saya hormati FORKOPIMCA Kecamatan Mlarak

Yang saya hormati Ketua MWC NU Kecamatan Mlarak dan Bandungnya

Yang saya hormati Pengurus Yayasan Al Islam

Yang saya hormati Pengurus IKAI periode 2023-2028

Yang saya hormati jajaran pimpinan Pondok Pesantren Al Islam, wakil-wakil direktur kepala kepala,madrasah dan kepala SMK

Yang saya hormati tamu undangan serta teman-teman IKAI yang berbahagia

 

pertama marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur alhamdulillah karena pada pagi yang berbahagia ini kita bisa hadir di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat Dalam rangka memeriahkan harlah Pondok yang ke-57. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat walafiat sholawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita nabi besar muhammad shallallahu alaihi wasallam dan para umatnya yang patuh menjalankan ajaran-ajarannya Allahumma Amin.

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan pertama ucapan selamat datang yang pertama kepada bapak atau kepada Gubernur atau yang mewakili Pak Heru, Selamat datang di pondok pesantren Al Islam terima kasih atas kehadirannya. Mudah-mudahan kehadiran panjenengan di Al Islam ini membawa berkah membawa manfaat untuk kita semuanya. Tak lupa juga saya sampaikan yang terhormat mudah-mudahan kehadiran panjenengan juga menjadi amal sholeh amal ibadah untuk kita semuanya.

Yang kedua saya sampaikan Selamat datang pada Pak Bupati Pak Giri Kang Giri Sancoko yang sudah berkenan hadir meluangkan waktu untuk kita semuanya yang tentunya sudah tidak asing lagi Pak Bupati untuk datang ke Al Islam ini. Mudah-mudahan kehadiran panjenengan bersama rombongan membawa berkah membawa manfaat dan sesuai dengan slogan Pondok Kita maju dan bermutu ini kita harapkan.

BACA JUGA  Peresmian Gedung al-Kautsar Di Puncak Harlah Ke-57

Kemudian Selamat datang juga kepada seluruh alumni Al Islam mulai dari Sabang sampai Merauke, karena alumni kita ini sudah tersebar di seluruh Nusantara. Kalau seandainya kita datang atau pergi ke arah barat dan kemudian kita mampir di Satu Pondok, maka tentu kita akan kita jumpai alumni kita jadi

Selamat datang untuk para alumni dari Sabang sampai Merauke, Selamat datang alumni dari generasi milenial sampai ke generasi kolonial yang semuanya hadir di sini. Alhamdulillah yang masih milenial kelihatannya masih malu-malu untuk datang ke sini karena dianggap bahwa reuni ini adalah pertemuan kita inginkan bahwa reuni ini adalah pertemuan antara kaum milenial dengan kaum kolonial sehingga akan terjadi komunikasi akan terjadi saling silaturahmi dan berbagi pengalaman dengan teman-teman kita dengan kakak-kakak kita yang sudah lama meninggalkan Al-Islam ini.

Juga saya sampaikan terima kasih kepada seluruh panitia baik yang terlibat dalam kepanitiaan ini maupun yang melibatkan diri, karena bisa jadi “aku kok ndak dijadikan panitia yo tapi aku melibatkan diri saja untuk kesuksesan acara harlah ini”, karena itusaya sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada siapa saja yang terlibat dan melibatkan diri dalam kegiatan harlah Pondok yang kita cintai ini.

Saya berharap pada semuanya saja yang hadir di sini untuk bahagia untuk senang, ditinggalkan sebentar problem dan masalah yang ada di rumah, angsurannya ditinggalkan dulu lah untuk kita bersenang-senang di sini, karena kita keadaan kita sekarang ini, harlah ini, itu mungkin tidak 10 tahun sekali karena itu, Monggo kita nikmati bareng-bareng, lupakan masalah-masalah yang ada di rumah datang ke sini untuk bahagia, untuk senang-senang.

BACA JUGA  Rangkaian Kegiatan Dan Refleksi Menuju Harlah Al-Islam Ke-57

Perlu saya sampaikan bahwa peringatan tahun ini ini adalah peringatan harlah yang ke 57. Kalau kita hitung maka angka 57 ini adalah angka kalau dalam bahasa Jawa maju, artinya maju bahasa Jawanya 5 7 artinya maju. Kita harapkan start 57 peringatan Pondok ini Al Islam semakin maju Al Islam semakin berkembang Al Islam semakin Jaya ini. Kita harapkan perlu, juga saya sampaikan bahwa ke-57 usianya yang ke-57 ini berarti Al Islam sudah mengeluarkan generasi yang ke-50, tamatan ke-50 jadi kalau kita hitung maka alumni kita seperti yang disampaikan oleh Ketua IKAI tadi adalah 7000 lebih karena kita tidak punya datanya yang valid. Kita hanya punya datanya kira-kira 10 tahun yang lalu. Untuk 30 tahun yang lalu ini kita belum punya datanya secara valid. Sehingga kalau kita hitung secara rata-rata maka alumni kita sudah 7000 lebih. Ini adalah sebuah kekuatan yang luar biasa besarnya, ketika kekuatan ini berada dalam satu wadah, kekuatan ini berada diikat dalam satu ikatan, maka kekuatan ini menjadi kekuatan yang luar biasa. Alhamdulillah dengan wadah IKAI bisa mewujudkan harlah yang semeriah in. Mudah-mudahan wadah yang besar ini menjadi kekuatan yang mampu membawa Al-Islam ke depan lebih baik lagi.

Hadirin yang berbahagia…

Perlu saya sampaikan, bahwa ini karena saya harus menyampaikan dari tahun ke tahun mulai 5 tahun ke belakang ke depan ini setelah Al Islam mengibarkan bendera NU nya karea selama ini belum kita kibarkan. Alhamdulillah dengan kita kibarkan bendera NU nya, sudah tidak kita tutup-tutupi lagi, Alhamdulillah orang tua wali santri ini lebih percaya kepada Al Islam sebagai bukti bahwa dari tahun ke tahun peminat santri yang ingin belajar yang ingin Pondok ke Al Islam semakin hari semakin meningkat. Perkiraan untuk tahun ini nanti akan menambah 13 lokal untuk santri baru tetap kita terima.

Ada pertanyaan kenapa kok tidak diseleksi? Kenapa tidak dites? ada satu alasan yang pertama ini adalah

BACA JUGA  Mengawal Kegiatan dan Program dengan Dimensi Batiniah

pesan para pendiri, wong pingin sekolah kok ndadak diseleksi, pingin sekolah kok ditolak, karena itu semua yang ingin sekolah di Al Islam diterima semuanya. Alhamdulillah tahun kemarin kita menerima santri 800 dan sampai hari ini untuk tahun ajaran 2023/2024 hari ini sudah terdaftar calon santri baru kita itu ada 545. Alhamdulillah mudah-mudahan ke depan ini akan lebih baik lagi. Satu alasannya adalah karena pesan para pendiri dulu ndak boleh nyeleksi menolak santri. Yang kedua, alasannya ketika santri itu diseleksi kemudian yang kita terima adalah santri-santri yang baik, karena apa? Keterangan sedikit saja itu kan sudah nyambung nyantol Pak gurune Nanti keenakan, kalau semuanya kita seleksi yang baik. Yang ketiga, kalau kita ilustrasikan dari sebuah pabrik gula, ketika Pabrik Gula ini menyeleksi tebu yang masuk yang dipilih adalah tebu tebu yang baik kemudian hasil gulanya baik itu adalah hal yang biasa, tetapi ketika pabrik tebu ini kemudian tidak menyeleksi semua tebu masuk diterima, sing boleng diterima, sing baik diterima, kemudian hasil gulanya ini baik, baru ini yang luar biasa. Karena itu, ini menjadi tugas berat bagi asatid semuanya bahwa tugas panjenengan sami ini adalah luar biasa beratnya, karena harus memproses semua murid dari berbagai kondisi untuk menjadi murid yang lebih baik.

Selanjutnya perlu saya sampaikan, bahwa yang terakhir ini perlu saya sampaikan bahwa dengan harlah ke-57 ini kita harapkan kesempatan yang luar biasa yang tidak bisa kita laksanakan setiap tahun. Kita berharap mudah-mudahan Al Islam tumbuh mengakar dengan kuat dan menjelang tinggi, ketika pohonnya menjelang tinggi akarnya tidak kuat, maka akan mudah tumbang. Karena itu kita berharap, mudah-mudahan dengan harlah ini kita harapkan Al Islam mengakar dengan kuat dan tumbuh menjelang tinggi. Demikian yang bisa saya sampaikan.

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*