PP Al-Islam kembali menjadi ruang tumbuh bagi penguatan mutu pendidikan. Hari ini, kegiatan bertajuk “Pelatihan Pembelajaran Mendalam: Membangun Jembatan antara Perencanaan Strategis dan Asesmen Autentik” sukses digelar melalui program pengabdian masyarakat dari Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para asatidz di lingkungan PP Al-Islam. Hadir mengawal langsung kegiatan tersebut Direktur PP Al-Islam Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I, Wakil Direktur, para Kepala Madrasah, serta tim dosen dari UIN Sunan Ampel Surabaya.
Artikel Terkait

Pelatihan ini menjadi momentum penting dalam merespons perubahan arah kebijakan pendidikan, khususnya implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan pada nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kebermaknaan dalam proses pembelajaran. Materi pelatihan mengupas bagaimana guru mampu merancang pembelajaran secara strategis sekaligus menghadirkan asesmen autentik yang benar-benar mencerminkan proses dan hasil belajar peserta didik.
Dalam sambutannya, Direktur PP Al-Islam Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau menuturkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan para asatidz sekaligus menjadi sarana refreshment agar proses belajar mengajar semakin berkualitas.

“Semoga pembelajaran ini menambah wawasan dan menjadi upaya penyegaran bagi para asatidz, sehingga kegiatan belajar mengajar di PP Al-Islam semakin bermutu dan relevan dengan perkembangan zaman,” tutur beliau.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Sutini, M.Pd, menegaskan pentingnya kesiapan pendidik dalam menghadapi perubahan kurikulum. Menurutnya, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta membutuhkan penyesuaian yang komprehensif, tidak hanya pada tataran konsep, tetapi juga dalam praktik pembelajaran di kelas.

“Dengan adanya perubahan kurikulum KBC, kita perlu melakukan penyesuaian bersama, mulai dari teori hingga praktik di lapangan, agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai secara utuh,” jelasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih humanis, mendalam, dan bermakna. PP Al-Islam terus berkomitmen menghadirkan iklim pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur pesantren.