Hari ini, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ponorogo dengan bangga membuka Kursus Mahir Dasar ke-40 di Pondok Pesantren Al Islam Joresan. Sebanyak 518 calon pembina pramuka dari berbagai gugus depan, diantaranya: PP Al-Islam Joresan, PP Dipokerti Coper, PM Al-Islam Nganjuk, PP Darul Ihsan Nganjuk, dan PP As-Sakienah Indramayu turut dalam kegiatan diklat ini(1/7/2025).

Artikel Terkait
Dr. Sudjarno, MM, selaku Ka Kwarcab Ponorogo, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pembina pramuka sebagai kunci utama dalam pendidikan kepramukaan.
“Dengan adanya KMD ke-40 ini, diharapkan dapat memperkuat barisan pembina pramuka di Ponorogo agar mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan berjiwa nasionalis” tuturnya dalam membuka KMD.
Selama 7 hari, peserta tidak hanya belajar materi dasar kepramukaan, tetapi juga nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan kearifan lokal yang dapat diintegrasikan dalam praktik kepramukaan sehari-hari. Dengan suasana spiritual dan edukatif di Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan pembina pramuka yang siap mengabdi dan membina generasi muda di berbagai pangkalan nantinya.

Kamabigus Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I, juga menekankan pentingnya disiplin dan keseriusan peserta dalam mengikuti kursus agar dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat di masa depan.
“Selama 7 hari ini, diklat KMD ini laksana kawah candradimuka untuk kakak-kakak semua. Oleh karenanya, nikmati dalam berproses, dalami, dan cermati setiap detail kegiatan untuk bekal kakak nanti saat terjun membina pramuka” pungkasnya.