Ponorogo, 15 Agustus 2025 – Sebuah momen penuh kebanggaan kembali terukir bagi Pondok Pesantren Al-Islam. Tiga santri terbaik dari PP Al-Islam resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ponorogo tahun 2025. Pengukuhan dilaksanakan dengan khidmat di Pendopo Kabupaten Ponorogo pada Jumat pagi (15/08), dihadiri oleh Bupati Ponorogo, jajaran Forkopimda, para pembina paskibraka, serta orang tua dan keluarga peserta.
Ketiga santri yang membawa harum nama pondok adalah:
Artikel Terkait
- Alvian Aksa Nazama (Kelas V-A),
- Al Hamid Fathir Ramdan B. (Kelas V-I), dan
- Nikolas Saputra (Kelas V-I).
Selama beberapa minggu sebelumnya, mereka telah menjalani masa pelatihan intensif bersama tim pelatih dari unsur TNI, Polri, dan instruktur resmi Paskibraka Kabupaten Ponorogo. Pelatihan ini bertujuan untuk menempa fisik, kedisiplinan, dan kekompakan menjelang pengibaran bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Dalam sambutannya, Bupati Ponorogo memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan semangat para anggota paskibraka.
“Kalian adalah generasi muda yang akan memegang estafet kepemimpinan bangsa. Semangat, kedisiplinan, dan nasionalisme yang kalian tunjukkan hari ini adalah teladan bagi teman-teman sebaya,” tutur beliau dengan penuh haru.
Sementara itu, Direktur PP Al-Islam, Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih para santri.
“Ini merupakan keberkahan dan wujud dari kesungguhan santri dalam berkhidmat kepada nusa dan bangsa. Semoga ini menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus menorehkan prestasi,” ucapnya.

Kebanggaan juga disampaikan oleh Kepala MA Al-Islam, Imron Ahmadi, S.Ag, dalam kesempatan tersebut.
“Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan doa. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk menjadi pemimpin yang berkarakter dan cinta tanah air,” ungkapnya.
Pengukuhan ini menjadi bukti nyata bahwa santri tidak hanya unggul dalam aspek spiritual dan keilmuan, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam kegiatan kenegaraan. PP Al-Islam pun berharap semangat nasionalisme yang telah ditanamkan melalui proses ini dapat terus tumbuh dan berkembang dalam diri para santri sebagai bagian dari generasi emas Indonesia.