PP Al-Islam Joresan, Sabtu (2/8/2025) β Direktur Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I secara resmi membuka rangkaian kegiatan pekanan santri dalam Upacara Hari Sabtu yang digelar di lapangan utama pesantren. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya agenda rutin yang meliputi upacara mingguan, muhadloroh (latihan pidato), ibadah amaliyah, serta pelatihan ekstrakurikuler (ekskul) santri.
Dalam sambutannya, KH. Usman Yudi menegaskan pentingnya keterpaduan antara ilmu, amal, dan keterampilan. βSantri tidak hanya dituntut kuat secara spiritual dan intelektual, tetapi juga harus terampil dan siap menghadapi dinamika zaman. Oleh karena itu, kegiatan hari Sabtu ini menjadi momen penting untuk mengembangkan seluruh potensi santri secara seimbang,β ujarnya.
Artikel Terkait

Upacara Sabtu ini dilaksanakan secara bergantian menggunakan tiga bahasa β Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab β sebagai bagian dari pembinaan kebahasaan di lingkungan pondok. Hal ini sekaligus menjadi wahana praktik langsung bagi para santri dalam mengasah kemampuan berbahasa asing mereka.
Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan muhadloroh atau latihan berpidato dalam empat bahasa, yang menjadi ajang pelatihan mental, komunikasi, serta penguatan leadership santri.

Menjelang sore hari, santri diarahkan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat masing-masing. Terdapat 24 jenis ekskul yang disediakan pondok, mulai dari bidang olahraga, seni, jurnalistik, sains, tata boga, keputrian, hingga kewirausahaan dan digital kreatif.
Dengan rutinitas Sabtu yang kaya akan variasi kegiatan ini, Pondok Pesantren Al-Islam berharap mampu mencetak generasi santri yang tidak hanya alim dan sholeh, tetapi juga adaptif, mandiri, dan memiliki soft skill unggulan untuk masa depan.
