Menapak Semangat Di Puncak Harlah Al-Islam Joresan Ke-57

Selamat datang di perayaan Harlah Pondok Pesantren Al-Islam yang ke-57: “Lebih Maju, Lebih Bermutu.”

Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, kami dengan rendah hati memperingati momentum bersejarah ini, ketika Pondok Pesantren Al-Islam melangkah menuju tahun ke-57 perjalanan inspiratifnya. Sebagai tempat yang dianugerahi hikmah dan nilai-nilai luhur, kami hadir dengan semangat penuh dan dedikasi dalam perayaan ini. Peribahasa bijak turun-temurun dalam budaya Jawa kuno mampu menggambarkan perjalanan pendidikan kami dengan indah:

“Sepi ing pamrih, rame ing gawe.”

Artinya, ketenangan dalam tujuan, namun kegembiraan dalam tindakan.

Dalam cahaya pengetahuan yang menerangi jiwa dan semangat masa lalu, Pondok Pesantren Al-Islam telah menjadi pilar pendidikan yang kokoh dan mencetak generasi penerus yang berkarakter. Mari merayakan warisan nilai-nilai luhur ini dengan syair yang indah:

“Dalam pesantren tumbuh ilmu bermakna,
Harlah yang ke-57,
membangun generasi cendekia,
Pondok Pesantren Al-Islam,
penjaga peradaban.”

Semangat dan semangat kami tercermin dalam ungkapan semangat yang membara: “Ilmu tanpa batas, karakter tak tergoyahkan.” Kami dengan tekad kuat dan semangat yang menggebu-gebu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, merawat karakter yang kuat, dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

Harlah ke-57 ini adalah tonggak sejarah yang penting dalam perjalanan pendidikan kami. Kami mengundang Anda untuk merenungkan perjalanan yang panjang dan penuh makna yang kami lalui, serta untuk melihat ke depan dengan semangat baru. Melalui semangat kolaborasi dan semangat belajar yang tak terbatas, kami bertekad untuk terus melahirkan pemimpin masa depan yang berwawasan, berkepribadian unggul, dan siap menghadapi perubahan global.

Lebih Maju, Lebih Bermutu, itulah landasan kami dalam perayaan ini. Mari bergabung dalam kegembiraan dan semangat yang tinggi untuk merayakan Harlah Pondok Pesantren Al-Islam yang ke-57 ini. Bersama-sama, kita menguatkan tekad untuk terus melanjutkan peran kami dalam membentuk generasi yang terdidik, bermoral, dan siap mewujudkan perubahan positif dalam masyarakat dan bangsa.

BACA JUGA  Semangat Ibtida' Khutbatul 'Arsy

Pagi menjelang di tanggal 2 Mei 2024, Pondok Pesantren Al-Islam Joresan mempersiapkan dua agenda besar yang akan menjadi puncak perayaan Harlah ke-57 mereka. Dalam semarak dan keceriaan, terbentanglah reuni akbar bagi semua alumni dan pengajian umum yang akan mengisi hari itu.

Reuni Akbar ini menjadi momen yang dinanti-nantikan, di mana para alumni dari berbagai generasi berkumpul kembali dalam kebersamaan yang penuh kehangatan. Para santri yang pernah menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Al-Islam kini berkesempatan untuk mengenang kenangan masa lalu, berbagi kisah sukses, dan melanjutkan ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak puluhan tahun. Tidak hanya sekadar pertemuan, reuni ini juga menjadi ajang untuk menggali potensi kolaborasi dan bersinergi dalam berbagai bidang, mengambil manfaat dari kekayaan pengalaman dan keahlian setiap alumni.

Sementara itu, pengajian umum menjadi puncak kegiatan spiritual yang memperkaya perayaan Harlah ke-57 ini. Pondok Pesantren Al-Islam Joresan dengan bangga menghadirkan seorang ulama terkemuka, KH. Fahmi Amrullah Hadziq, cucu dari Hadratusyaih KH. Hasyim Asy’ari, yang akan menjadi penceramah dalam pengajian tersebut. Beliau adalah sosok yang dikenal karena pengetahuan yang mendalam tentang agama Islam dan pemahaman yang kaya akan tradisi pesantren. Keberadaan KH. Fahmi Amrullah Hadziq dalam pengajian umum ini akan memberikan hikmah yang dalam dan pencerahan bagi semua peserta.

Suasana pengajian umum ini akan diiringi oleh musik sholawat modern kidungsyaaf dari Blitar. Musik sholawat tersebut memberikan nuansa yang khas dan mempesona, mengajak semua hadirin untuk larut dalam keindahan suara dan keagungan lagu-lagu religius. Melalui sentuhan musik yang penuh makna, semangat keagamaan dan semangat perayaan Harlah ke-57 semakin terasa.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*