oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
by : Agustin Wulandari Malam yang sunguh menyeramkan bagi 4 sekawan , mereka menempuh penjara ilmu di suatu lembaga yang begitu terkanal salah satu pondok pesanrten di kota ngawi yang cukup terkenal , mereka terdiri dari cindy , anak yang begitu cuek , sukanya urang-...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Laila Novi Kusumawati Pagi hari, yang cerah. Semua masih sama seperti biasanya. Namaku masih tetap Laila, masih tetap duduk di kelas 9. Dan masih bersekolah di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Rumah dan keluarga kujuga masih sama. Hanya satu yang berbeda,...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : indah Miftakhul Jannah Apakah harus mendapatkan orang yang salah terlebih dahulu sebelum mendapatkan dia, yang lebih tepatnya kita ?? Mungkin iya, sepertinya memang begitu. Segala hal yang terjadi tak ada yang tak mungkin. Bahkan jika sebuah kata mustakhil...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Nurul Amaliyah Aku Amalia, biasa dipanggil Lia oleh teman-temanku. Aku duduk dibangku kelas 2 salah satu Madrasah Aliyah di Kabupaten Ponorogo. Dikelas aku termasuk anak yang kurang begitu aktif, suka tidur saat pelajaran, terutama saat jam pelajaran kosong....
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Selia Ratna M. Hari ini, hari Senin, dimana hari ini adalah hari yang paling panas bagi Dodi. Karena sekarang adalah hari pertama OSPEK. Dodi adalah mahasiswa lulusan teknik mesin di Perguruan Tinggi Negri di Jakarta. Apesnya, dia terlambat datang karena...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Selia Ratna M. I hope this would be the last time to see me crying because of you I hope this would be the last night that I miss you I hope I could be myself without you Aku duduk di kursi yang berada di koridor sekolahku dengan headset yang terpasang di...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
Ayah Aza dan Fino adalah seorang lelaki yang tegas dan baik hati. Ia selalu mengajariku berbagai macam hal, antara lain: selalu memaafkan kesalahan orang lain, selalu memberi kepada oarang yang tidak mampu dan masih banyak lagi. Aku sangat bangga bisa memili sosok...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Lailiya Rohmah Aku Mia Renata, biasa dipanggil Mia. Aku kelas dua SMA disalah satu SMA di Bandung. Aku anak pertama dari 2 bersaudara. Pagi yang cerah menyambut hariku dengan penuh malas-malasan, aku pun bangun dari tempat tidur, kulihat pukul 05.30 WIB. Karena...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Rina Indah Nur Safitri “Dimas, ada rencana untuk acara gelar HUT RI di kampus kita?” “belum ada Fit, kamu?” “aku punya impian bisa mengibarkan merah putih dimalam hari di tengah cakrawala malam diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Bagaimana Usnida?” “wah, ide...
oleh iwan suryanto | Sep 18, 2016 | Cerpen
By : Desi Robiul H. Lonceng sekolah berbunyi, suara riuh para siswa menyertai mereka memasuki ruang kelas masing-masing. Tak ketinggalan dengan empat remaja yang juga memasuki ruang kelas, sedikit berlari. Chand, Denis, Aldo, dan Evan adalah empat teman dekat yang...