Senin, 4 Agustus 2025 — Pondok Pesantren Al-Islam Joresan kembali menjadi tempat pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Kali ini, sebanyak dua kelompok mahasiswa dari UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (Kelompok 21 dan 22) resmi memulai kegiatan Magang I yang akan berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 4 Agustus hingga 5 September 2025.

Artikel Terkait
Acara pembukaan dan serah terima mahasiswa magang dilaksanakan di Aula Gedung Ibnu Hajar lantai 2 dan diterima langsung oleh Direktur PP Al-Islam, Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan mengarahkan mereka kepada dua kepala lembaga, yakni Ustadzah Zayyini Rusyda Mustarsyidah, M.Pd selaku Kepala MTs Al-Islam dan Ustadz Imron Ahmadi, S.Ag selaku Kepala MA Al-Islam.
“Di lapangan, antara teori dan praktik itu tidak selalu sama. Oleh karena itu, masa observasi ini harus dimanfaatkan untuk menggali informasi secara mendetail,” pesan KH. Usman Yudi kepada para peserta magang.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Sugiar, M.Ag selaku Direktur Pascasarjana dan juga Pembimbing Magang, serta beliau merupakan alumni PP Al-Islam Tahun 1993. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa telah dibekali banyak teori selama di bangku kuliah, dan kini saatnya mereka mengamati secara langsung bagaimana teori-teori itu diterapkan dalam dunia nyata.
“Terkadang teori itu tidak tunggal, tetapi justru kombinasi dari berbagai pendekatan yang membentuk sebuah praktik baru. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak pimpinan pondok, kepala MA dan MTs yang telah berkenan menerima serta mendampingi mahasiswa kami selama satu bulan ke depan,” ungkap Dr. Sugiar.

Acara diakhiri dengan sambutan dari Ustadz Imron Ahmadi, S.Ag selaku Kepala MA Al-Islam yang memperkenalkan jajaran pimpinan serta para pendamping lapangan yang akan menjadi mitra mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung. Ia juga menegaskan komitmen lembaga dalam memberikan ruang dan bimbingan agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan yang maksimal.
Dengan dibukanya program magang ini, diharapkan para mahasiswa mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di kampus dengan praktik pendidikan di lingkungan pesantren yang khas, sekaligus memperkaya perspektif keilmuan dan profesionalitas mereka sebagai calon pendidik di masa depan.
