Ponorogo, 13 September 2025 — Pondok Pesantren Al-Islam kembali menjadi saksi momen penting dalam perjalanan akademik mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Bertempat di aula utama pesantren, telah dilaksanakan acara Penutupan Magang 1 dan Pembukaan Magang 2 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan PP Al-Islam dan para pendamping magang dari pihak kampus. Dalam sambutannya, Dr. Sugiar, M.Ag, selaku Direktur Pascasarjana sekaligus pendamping mahasiswa magang, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerjasama yang terjalin dengan PP Al-Islam.
Artikel Terkait

“Kampus sangat berterimakasih kepada PP Al-Islam atas kerjasama dan bimbingannya selama proses magang ini. Semoga ke depan sinergi ini semakin manis dan harmonis, seperti buah sawo yang terus berbuah, tak lekang oleh waktu,” tutur Dr. Sugiar dalam sambutannya yang disambut hangat oleh para hadirin.
Menambah kehangatan suasana, Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I, Direktur PP Al-Islam, juga memberikan sambutan penuh rasa syukur. Beliau menyampaikan terima kasih kepada pihak kampus, khususnya kepada Dr. Sugiar yang juga merupakan alumni PP Al-Islam, sehingga kerjasama ini terasa lebih istimewa dan membekas.

“Kami bersyukur dan berterimakasih kepada UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, terutama kepada Bapak Sugiar yang telah turut menghiasi manisnya kerjasama ini. Semoga mahasiswa magang dapat mengambil banyak pelajaran di lingkungan kami yang sederhana ini,” tutur KH. Usman Yudi.
Acara juga dihadiri oleh para kepala lembaga pendidikan di bawah naungan PP Al-Islam, yaitu Ustadz Imron Ahmadi, S.Ag, Kepala MA Al-Islam, dan Ustadzah Zayyini Rusyda Mustarsyidah, M.Pd, Kepala MTs Al-Islam. Keduanya memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa magang, seraya mengapresiasi kontribusi mereka selama menjalani proses pembelajaran dan pengabdian di lembaga masing-masing.
Penutupan Magang 1 menjadi momentum refleksi dan apresiasi atas proses yang telah dilalui, sementara pembukaan Magang 2 menjadi titik awal semangat baru bagi mahasiswa untuk terus belajar, mengabdi, dan menebar manfaat di lingkungan pesantren yang sarat nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter.
Dengan semangat kebersamaan yang terjalin erat antara kampus dan pesantren, semoga sinergi ini terus berlanjut demi mencetak generasi pendidik yang berakhlak, berkualitas, dan berdaya saing.