📢 Informasi Penting: Pendaftaran Santri Baru Tahun 2025 telah ditutup. Nantikan pembukaan pendaftaran untuk Tahun 2026. Tetap ikuti informasi terbaru melalui website resmi dan media sosial Pondok Pesantren Al-Islam Joresan.

Ponorogo — Pelaksanaan rukyatul hilal awal bulan Rajab 1447 Hijriah dilaksanakan pada hari ini di Balai Rukyat Ibnu Syatir Pondok Pesantren Al-Islam, Ponorogo (21/12/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BMKG Pusat, Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, dan PP Al-Islam sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga ilmiah dalam penentuan awal bulan kalender hijriah.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Al-Islam KH. Maftuh Basyuni, M.H, Direktur PP Al-Islam Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I, Kepala Balai Rukyatul Hilal Dr. Ahmad Junaidi, M.H, para Wakil Direktur, serta Kepala Unit di lingkungan PP Al-Islam. Kehadiran perwakilan dari BMKG Pusat dan Kemenag Kabupaten Ponorogo semakin menegaskan pentingnya kegiatan rukyatul hilal sebagai agenda bersama yang bersifat ilmiah dan religius.

Rangkaian acara diawali dengan sesi pemaparan materi dan silaturahim antara BMKG Pusat dengan civitas akademika dan pengelola PP Al-Islam. Dalam sesi ini dibahas peran strategis BMKG dalam mendukung akurasi data astronomi serta pentingnya literasi falak di lingkungan pesantren. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik rukyatul hilal secara langsung di Balai Rukyat Ibnu Syatir PP Al-Islam dengan menggunakan peralatan observasi yang telah disiapkan.

Perwakilan BMKG Pusat, M. Dimashq Maulana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara sains dan agama. Ia menegaskan bahwa BMKG berkomitmen untuk terus mendukung proses rukyatul hilal melalui penyediaan data hisab dan kondisi atmosfer yang akurat.

“Sinergi dengan pesantren seperti PP Al-Islam sangat penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat bahwa penentuan awal bulan hijriah dilakukan secara ilmiah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Ketua Pengurus Yayasan Al-Islam, KH. Maftuh Basyuni, M.H, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PP Al-Islam sebagai lokasi pelaksanaan rukyatul hilal. Menurutnya, Balai Rukyat Ibnu Syatir tidak hanya berfungsi sebagai sarana observasi, tetapi juga sebagai pusat edukasi falak bagi santri dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wasilah silaturahim sekaligus penguatan tradisi keilmuan Islam yang berpadu dengan ilmu pengetahuan modern,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PP Al-Islam, Drs. KH. Usman Yudi, M.Pd.I, menekankan bahwa kegiatan rukyatul hilal memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi bagi santri. Ia berharap kolaborasi dengan BMKG dan Kemenag dapat terus berlanjut dan ditingkatkan.

“Kami ingin menanamkan kepada santri bahwa Islam mendorong umatnya untuk belajar, mengamati, dan memahami alam semesta sebagai tanda-tanda kebesaran Allah,” tuturnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan rukyatul hilal awal Rajab 1447 H di Balai Rukyat Ibnu Syatir PP Al-Islam berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran pesantren dalam pengembangan ilmu falak serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penentuan awal bulan hijriah yang dilakukan secara kolaboratif, ilmiah, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.