📢 Informasi Penting: Pendaftaran Santri Baru Tahun 2025 telah ditutup. Nantikan pembukaan pendaftaran untuk Tahun 2026. Tetap ikuti informasi terbaru melalui website resmi dan media sosial Pondok Pesantren Al-Islam Joresan.

Joresan, 21 Juli 2025 — Pekan Perkenalan (PP) Pondok Pesantren Al-Islam Joresan Tahun Pelajaran 2025-2026 terus berlanjut dengan menghadirkan berbagai materi pengenalan sistem pendidikan pondok. Pada hari ini, Senin (21/07), Wakil Direktur Bidang Akademik dan Pengajaran, Ustadz Moh. Masrur, SS, M.Pd, yang memberikan pemaparan terkait Kurikulum dan Sistem Pendidikan yang diterapkan di PP Al-Islam Joresan.

Dalam materinya, Ustadz Masrur menjelaskan bahwa PP Al-Islam Joresan menerapkan kurikulum kombinasi yang terintegrasi, yakni perpaduan antara kurikulum pemerintah, kurikulum salafiyah (tradisional), dan sistem pendidikan modern. Kombinasi tersebut dirancang untuk membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam aspek keilmuan agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman dengan kemampuan akademik dan keterampilan praktis.

“Kurikulum di sini tidak hanya menekankan pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Santri tidak hanya dituntut bisa membaca kitab kuning, tetapi juga harus mampu berpikir kritis, berkomunikasi efektif, dan berkontribusi positif di masyarakat,” jelas Ustadz Masrur di hadapan ratusan santri baru.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa kurikulum pemerintah yang digunakan adalah kurikulum formal dari Kementerian Agama dan Kemendikbudristek, yang meliputi pelajaran-pelajaran umum seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Sementara itu, kurikulum salafiyah mencakup penguasaan kitab-kitab klasik dan pendalaman ilmu agama, seperti nahwu, sharaf, fiqih, tauhid, dan tafsir. Adapun pendekatan modern terlihat dalam penggunaan metode pengajaran inovatif, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan soft skills dan leadership santri.

Para santri baru tampak antusias mengikuti penjelasan dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Dengan penyampaian yang sistematis dan komunikatif, Ustadz Masrur berhasil menumbuhkan semangat belajar dan kesiapan mental para santri dalam mengikuti sistem pendidikan di pondok.

Materi ini menjadi bagian penting dari PP karena memberikan gambaran menyeluruh kepada santri baru mengenai pola pendidikan yang akan mereka jalani selama menimba ilmu di PP Al-Islam Joresan. Diharapkan, dengan pemahaman awal ini, para santri mampu menyesuaikan diri dengan cepat dan termotivasi untuk belajar secara optimal.