Kolom matanya dipenuhi air mata mutiara jernih membasahi pipinya. Dan kini penamu Galang menitipkan pena ini kepada kakak.
Tea pun menyesali atas perbuatannya. Sewaktu itu Tea berjanji tak akan mengulangi lagi dan semenjak itu Tea rajin sholat, membaca Al-Qur’an dan bersedekah. Setiap selelsai sholat Tea mendo’akan Galang.
Created by Iwan Suryanto | Mediatama Tech
Artikel Terkait
“Ya Allah semoga Galang bahagia di alam barzah”, amin…….
Dan semenjak itulah Tea tidak marah-marah ia bisa mengatur emosinya. Dan Tea sudah kehilangan sahabat sejati yang tak ada kalag gantinya.