Wajah kakak sepupunya memerah malu, menuduh adiknya batal puasa. “Mianhae.. kukira semangat ramadhanmu runtuh.”
Artikel Terkait
“Ck, lagipula mana mungkin aku makan di tempat terbuka seperti ini? Aku bisa dimarahi Junchul oppa[8]. Tapi, Eonni.. ramadhan kali ini terasa amat panas, ya? Apalagi kalau lihat anak kecil yang berebut beli ice cream, soft drink— Astaghfirullah! Mianhae, aku kelepasan.”
Hwa Ram tak menanggapi lebih lanjut, ia membuka adonan yang sudah mengembang dan melanjutkan pekerjaannya, mengaduk kembali adonan dan mengisi dengan campuran gula merah, bubuk kayu manis, dan kacang cincang. Sedang Hyo Hwa yang sebelumnya menatap penuh sesal pada kakak sepupunya kini beralih mencuci kentang dan membawanya untuk dibuat menjadi bentuk spiral panjang menggunakan mesin khusus.
Hoddeok dan Hweori Gamja adalah jajanan khas Korea. Hoddeok sendiri adalah sejenis panekuk khas Korea yang diisi gula, kacang atau isian yang manis. Banyak dijual saat musim dingin dan memiliki rasa manis. Sedangkan Hweori Gamja atau Kentang Tornado merupakan keripik kentang yang dibentuk spiral memanjang dan ditusuk dengan lidi lalu dibubuhi bumbu bubuk seperti rasa manis, asin, keju, atau bawang. Hyo Hwa sendiri ingin menggantinya dengan rasa barbeque, lebih internasional menurutnya.
***
Malam itu setelah dilaksanakannya shalat maghrib dan berbuka puasa, Hyo Hwa, Hwa Ram dan beberapa panitia masjid langsung menuju tangga paling bawah masjid, membangun tenda kecil dan menata jajanan yang mereka buat.
Afwan, itu kata ‘nona’ bukannya diawali dengan huruf kapital, ya? Karena itu bentuk sapaan dengan orang kedua yang diajak bicara.
“Mau makan apa, Mbak?”
“Mau makan apa, Nona?”
Afwan kalau ana yang salah.
Terima kasih atas masukannya…. akan kami teliti ulang untuk itu…
Syukron 😀
Sudah kami perbaiki 😀